"Dunia Dalam Pikiran"


Selasa, 11 Desember 2012

Nyata Semu

Kita seperti berjalan pada sebuah jembatan yang sewaktu-waktu bisa putus. Seperti bom dalam rentan waktu yang tidak bisa kita pastikan. Mungkin saja, entah kapan tidak akan ada lagi kita. Kamu dan aku sudah berada dalam ruang yang berbeda saling bersebrangan tidak lagi bersinggungan. Masing-masing menjauh menuju kutub yang berlawanan. Sekarang. Saat ini segalanya terasa nyata, hadirmu, senyummu. tetapi tetap mengandung ragu terasa semu. Samar. Mengabu dalam perjalanan kita. Kamu, nyata semu bagiku. 

Tidak ada komentar: